Pesona Cita Rasa Prancis: J’adore di Setiap Sajian
- analisapost
- 2 Okt 2024
- 2 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Dalam rangka merayakan Pekan Cita Rasa Prancis, Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Institut Français Indonesia (IFI), dan Business France Indonesia kembali menggelar pekan gastronomi Prancis untuk kedua kalinya di Indonesia. Acara ini bertajuk "Le Goût de France - Cita Rasa Prancis, J’adore!," yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 13 Oktober 2024.

Seni kuliner Prancis, yang sering diasosiasikan dengan restoran-restoran mewah dan eksklusif, menjadi fokus utama acara ini. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Prancis, yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak 2010, serta mempromosikan pertukaran budaya kuliner antara Prancis dan Indonesia.
Direktur Institut Français Indonesia (IFI), Sandra Vivier, menyatakan bahwa Surabaya merupakan salah satu kota utama dalam rangkaian kegiatan ini. Masyarakat dapat menikmati berbagai hidangan khas Prancis di restoran-restoran mitra, seperti Domicile Kitchen & Lounge.
"Pekan gastronomi ini merupakan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal keragaman gastronomi Prancis. Ada tiga jenis masakan Prancis yang bisa dicicipi di Domicile Kitchen & Lounge," ujarnya.

Lebih dari 50 restoran dan lembaga mitra di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Bali, Yogyakarta, Medan, dan Surabaya turut ambil bagian dalam acara ini.
Selain itu, Sandra mengungkapkan bahwa IFI juga berencana mengunjungi beberapa sekolah untuk membahas pentingnya nutrisi dalam makanan, khususnya bagi anak-anak.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menarik perhatian masyarakat, baik orang dewasa maupun anak-anak, untuk mengenal cita rasa Prancis dan menikmati rangkaian acaranya," tambahnya.
Pekan gastronomi ini dibuka dengan demo masak oleh Chef Domicile Kitchen & Lounge Setia Haribowo, yang memperkenalkan hidangan khas Prancis, Chicken Fricassée, yaitu olahan paha ayam dengan saus creamy dari jamur.
Chef Setia juga menyajikan dua hidangan lainnya, yaitu Magret de Canard Fumé (daging bebek asap) yang dipadukan dengan ubi lokal, serta Crème Brûlée sebagai hidangan penutup. Setiap hidangan ini menggabungkan cita rasa Prancis dengan sentuhan lokal Indonesia.

"Kami menggunakan bahan-bahan lokal seperti ubi yang diolah menjadi pure dan disajikan bersama bebek asap serta arancini, nasi yang dibentuk bulat dengan bumbu dasar risotto," jelas Chef Setia kepada awak media AnalisaPost.
Dari ketiga hidangan tersebut, Chef Setia menyebut bahwa tantangan terbesar adalah proses memasak yang membutuhkan waktu lama. "Seperti bebek asap yang harus melalui beberapa tahap dan membutuhkan waktu sekitar empat jam," tambahnya.
Iwan Christoper Leon, Corporate Manager Domicile Kitchen & Lounge, menyatakan bahwa restoran mereka telah berpartisipasi dalam acara ini sejak pertama kali diadakan Cita Rasa Prancis oleh IFI.
"Kami memiliki banyak menu western dan fushion, serta beberapa makanan lokal. Harapannya, acara ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai pilihan makanan internasional," jelasnya.

Selama sepekan, beragam acara diselenggarakan, mulai dari menu khas Prancis di restoran mitra, kompetisi resep tingkat nasional diantaranya dari Surabaya, hingga pemutaran film tentang kisah seorang chef yang meraih bintang Michelin.
Chef yang dianugerahi bintang Michelin dari Prancis juga akan hadir di Surabaya berkolaborasi dengan chef lokal dalam menyajikan makan malam eksklusif. (Dna/Che)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com
Comments