top of page

Penyandang Disabilitas Menjadi Prioritas Pelayanan Imigrasi Kelas III Non TPI

Diperbarui: 22 Jun 2022

PAMEKASAN - analisapost.com | Demi tingkatkan pelayanan kepada semua lapisan masyarakat Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan lakukan pelayanan publik yang baik tanpa adanya diskriminasi ataupun pembedaan hak tanpa terkecuali.

Hal ini mengisyaratkan bahwa masyarakat berhak untuk memperoleh layanan sesuai dengan kepentingan atau kebutuhannya.


Khusus para penyandang disabilitas adalah upaya memberikan kesempatan yang sama dalam memperoleh kemudahan aksesibilitas serta mempermudah pelayanan kepada pemohon paspor prioritas HAM yang masuk dalam kategori kelompok rentan meliputi difabel, lansia, balita , ibu hamil atau dalam menyusui.


Robi Ansalni warga desa Kramat kecamatan tlanakan mendapatkan salah satu pelayanan prioritas dari imigrasi yaitu "New Idaman" yang diformulasikan untuk para kelompok rentan tadi. Pelayanan jemput bola itu juga perintah dari Kemkum Ham pusat agar pelayanan kepada masyarakat dapat terlayani dengan baik sesuai dengan komitmen imigrasi pamekasan Bersih Melayani. Ucap Imam Bahri Kepala imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan melalui Kasubsi Yanverdokim Agus Surono. (21/06/22)


Ditempat terpisah Robi Ansalni saat ditemui oleh media, mengaku sehari sebelumnya. Senin/20/06/22 dirinya mendapatkan pelayanan khusus dari imigrasi dimana tujuannya membuat pasport untuk mengikuti ajang Pelatnas Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia yang diselenggarakan di Turki dengan beberapa teman disabilitas yang ada di madura.


"Kami mas para temen disabilitas yang mengikuti kompetisi yang akan dilaksanakan kamis (23/06/22 ) mendatang berangkat tanpa ada dukungan dari pihak pemerintah kabupaten pamekasan, beberapa surat sudah kami kirimkan baik ke bupati pamekasan, disporapar serta yang lainnya. Dengan tujuan bahwa pemain disabilitas ada dikabupaten , agar kita tidak dipandang sebelah mata". Tuturnya


Terimakasih kepada imigrasi Pamekasan telah sudi mengantarkan paspor yang sangat berharga karena dengan ini cita-cita sejak kecil sebagai pemain sepak bola tercapai meskipun keterbatasan fisik. Tutupnya (Idrus)

Comments


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya